• Bahasa Indonesia
  • English
  • Deutsch
Agustus 05, 2015

rinjani01Penguatan kapasitas kelembagaan merupakan salah satu pilar penting dalam membangun tata kelola destinasi pariwisata yang berdaya saing.  Peran forum multistakeholder yang mampu menguatkan aspek komunikasi, kerja sama dan koordinasi diantara para pemangku kepentingan telah menjadi  sebuah ‘conditio sine qua non’.  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, khususnya dibawah Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata – melalui Asdep Tata kelola dan Pemberdayaan Masyarakat telah meluncurkan Program (Destination Management Organization (DMO) sejak 2011. Dalam rangka penguatan kapasitas kelembagaan tata kelola destinasi KSPN Rinjani dan...

Juli 30, 2015

direktur baru bangdaDengan perubahan struktur organisasi dan tata kerja Kementerian Dalam Negeri sesuai Permendagri 43 Tahun 2015, dipastikan akan terjadi perubahan pola koordinasi baik secara internal maupun external kelembagaan. Hal ini menjadi salah satu fokus diskusi yang terungkap pada pertemuan antara pembina LEKAD H. Andi Mukhsin (foto: kiri) bersama Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV,  Binar Ginting (foto: tengah) dan Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, M. Hudori  (foto: kanan) pada tanggal 30 Juli 2015 di kantor Ditjen Bina Bangda – Kalibata, Jakarta Selatan....

Juli 30, 2015

dirjen bangdaSetelah hampir satu tahun berjalannya pemerintahan baru, restrukturisasi di Kementerian Dalam Negeri khususnya Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) kini telah mendapat kepastian. Struktur Ditjen Bina Bangda saat ini dipastikan fokus kepada 'urusan pemerintahan'. Hal ini terungkap pada saat audiensi yang dilakukan oleh pengurus LEKAD bersama Dirjen Bina Bangda Dr. M. Marwan (foto kiri) pada tanggal 29 Juli 2015 di kantor Kalibata, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, H. Andi Mukhsin HA...

Juli 29, 2015

PJCIPada hari Selasa tanggal 28 Juli 2015, bertempat di Auditorium PT PLN (PERSERO ) Kantor Pusat telah dilangsungkan acara “Peluncuran Perkumpulan Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI)”. Lembaga Swadaya Masyarakat ini hadir untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional kedepan yaitu a.l.  dalam rangka mendorong dan memastikan terwujudnya pelayanan yang handal, efektif, efisien, berkelanjutan dan  berkeadilan - khususnya di sektor energi dan teknologi informasi. Perpaduan yang sistemik antara jaring energi, khususnya listrik dan teknologi informasi (internet) sehingga dapat menjadi media pemberdayaan data dan informasi secara lintas sektoral – atau yang disebut smart...

Juli 14, 2015

torang manado 2015Bunaken sebagai destinasi telah menjadi icon pariwisata nasional yang tidak lepas dari permasalahan dinamika pembangunan daerah. Kapasitas tata kelola Bunaken sebagai kawasan strategis pariwisata nasional dituntut untuk mampu mengatasi segala tantangan pembangunan kewilayahan yang melibatkan Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara dan Minahasa Selatan di Provinsi Sulawesi Utara. Berbagai program dari pusat dan provinsi pun telah banyak tertuju kepada wilayah ini dengan tujuan menguatkan berbagai komponen daya saing destinasi. Pada tanggal  13 dan 14 Juli 2015, bertempat di Gran Puri Hotel Manado telah dilangsungkan serangkaian...

Juli 09, 2015

bayuPada tanggal 9 Juli 2015, telah digelar workshop penyusunan Pembangunan Wilayah Terpadu (PWT) di Aula Bappeda Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Acara yang dibuka oleh Bayu ighara selaku Kabid Litbang Bappeda menggandeng Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kerjasama Antar Daerah (LEKAD) untuk memfasilitasi Skenario PWT (S-PWT). Peserta workshop yang a.l. terdiri dari Tim Penyusun PWT dan para camat mengikuti rangkaian acara dengan antusias dan memberikan input yang konstruktif. Berbagai isu strategis, penentuan kawasan prioritas PWT, indikasi program kewilayahan dan berbagai aspek relevan lainnya dibahas secara komunikatif-...

Juli 03, 2015

acara matraPada tanggal 2 Juli 2015 telah dilaksanakan workshop penyusunan dokumen perencanaan Pembangunan Wilayah Terpadu (PWT) Kabupaten Mamuju Utara – Sulawesi Barat  dengan sukses. Hal ini tercermin dalam rapid monev yang diselenggarakan setelah pelaksanaan kegiatan, dimana seluruh peserta menyatakan telah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru. Mayoritas peserta menyatakan bahwa hasil workshop sangat bermanfaat dan dapat ditindaklanjuti sebagai bahan yang esensial dalam proses penyusunan dokumen PWT daerah. Workshop dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Utara Drs. H. Muhammad Saal (foto kiri) dan ...

Mei 27, 2015

penajamKekuatan kapasitas pengelolaan daya tarik wisata merupakan salah satu kunci sukses pembangunan obyek wisata. Atas dasar itu, pemerintah provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pariwisata berupaya memperkuat kapasitas pengelolaan obyek wisata di berbagai daerah, khususnya yang termasuk obyek unggulan. Demikian disampaikan oleh Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Drs. Ahmad Herwansyah, M.Si. (tampak foto duduk - tengah) pada acara sosialisasi dan pelatihan penguatan obyek wisata di Pantai Tanjung Jumlai - Kabupaten Penajam Paser Utara pada tanggal 26 Mei 2015. Dalam kesempatan tersebut telah diselenggarakan simulasi perencanaan, terkait identifikasi...

Mei 16, 2015

merthaSejak peluncuran program Destination Management Organization (DMO) di tahun 2011 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (saat ini Kementerian Pariwisata) telah tumbuh 16 wilayah program yang terfasilitasi di seluruh nusantara.  Bagaimanakah perkembangan mengenai beberapa cluster DMO saat ini? Walaupun program DMO dari pusat tahun ini belum bergerak akibat ‘kisruh’ kelembagaan yang melanda hingga hampir 6 bulan berjalannya pemerintahan baru ini, namun menarik untuk diperhatikan apa saja yang terjadi dengan beberapa cluster DMO di daerah.

I Wayan Mertha (tampak foto) sebagai salah satu tokoh pengembangan...

Mei 04, 2015

Pada tanggal 29 s/d30 April 2015 bertempat di Hotel Griya Dharma Kusuma, Bojonegoro telah berlangsung workshop penguatan kapasitas kerja sama daerah yang difasilitasi oleh Sekretariat Daerah, Bagian Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini diikuti oleh unsur SKPD terkait dilingkup Pemkab Bojonegoro. Berbagai isu seputar kerja sama daerah, seperti yang terkait aspek hukum, konsepsi, kelembagaan dan perencanaan dibahas dalam kegiatan tersebut. Berbagai prinsip dasar kerja sama daerah dan tools perencanaan disimulasikan dengan melibatkan para peserta. Kegiatan ini dianggap penting, karena landasan peraturan dan perundangan terkait kerja sama daerah telah berubah, khususnya melalui UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Hasil rapid monev kegiatan memperlihatkan bahwa...

 

Design & Development by Teramatics
Clicky Web Analytics