• Bahasa Indonesia
  • English
  • Deutsch
Desember 07, 2015

Tantangan penguatan daya saing pariwisata ke depan dihadapkan dengan berbagai kendala klasik di berbagai wilayah nusantara, seperti keamanan, SDM, sarana prasarana, promosi, dan sebagainya. Kolaborasi pembangunan lintas pelaku dan sektor  dengan demikian menjadi salah satu kunci sukses menghadapi tantangan  peningkatan daya saing  yang berkelanjutan dan berkeadilan.  Salah satu upaya yang dilakukan oleh para champions yang berasal dari unsur masyarakat, pelaku usaha dan unsur pemerintah kabupaten Pulau Morotai adalah inisiasi pembentukan Kelompok Kerja Lokal (KKLP) atau yang juga dikenal sebagai Local Working Group (LWG) dalam...

November 16, 2015

Semangat kerja sama lintas sektor dan pelaku untuk mewujudkan daya saing pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Tapanuli Utara tampak pada acara workshop yang dilaksanakan pada tanggal 13 Nopember 2015 di Tarutung. Kegiatan yang difasilitasi oleh Kemenpar melalui program asistensi Tata Kelola Destinasi Pariwisata ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah kabupaten, pelaku usaha, masyarakat, akademisi dan media. Salah satu keputusan penting yang diperoleh adalah terbentuknya tim perumus pembentukan Forum Tata Kelola Pariwisata (FTKP) Tapanuli Utara yang ditanda tangani bersama sebagai ungkapan komitmen para pihak yang terkait. Tim perumus pembentukan FTKP yang...

November 13, 2015

putingPara Pelaku wisata, masyarakat dan pemerintah daerah di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Puting dan sekitarnya semakin merapatkan barisan dalam melakukan penguatan kualitas destinasi pariwisata. Hal ini terungkap dalam stakeholder meeting yang difasilitasi oleh Kemenpar RI melalui Program Asistensi Tata Kelola Destinasi Pariwisata yang diselenggarakan pada tanggal 11 dan 12 Nopember 2015 di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Kolaborasi lintas pelaku dalam menanggulangi berbagai masalah pembangunan kepariwisataan semakin menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini telah terbukti pada saat upaya penanggulangan bencana kabut asap, dimana khususnya para...

Oktober 13, 2015

Pada tanggal 13 Oktober 2015 bertempat di Sanur Bali telah diselenggarakan pertemuan lintas sektor dan pelaku dengan tema sinkronisasi pembentukan Forum Tata Kelola Pariwisata Sanur. Kegiatan yang dibuka oleh Kadis Pariwisata I Wayan Gunawan tersebut terselenggara melalui fasilitasi Program DMO dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Kegiatan ini juga didukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bali yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kabid Litbang Dinas Pariwisata I Ketut Astra. Pada sambutannya Kabid Pengembangan Tata Kelola Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar Torang Nasution menggarisbawahi pentingnya...

Oktober 10, 2015

Forum Tata Kelola Pariwisata (FTKP) Pangandaran yang mencerminkan kolaborasi multi stakeholder melakukan pertemuan periodiknya pada tanggal 10 Oktober 2015 di Hotel Arnawa, Pangandaran – Jawa Barat. Kegiatan yang diselenggarakan oleh FTKP Pangandaran ini dihadiri oleh Asdep Tata Kelola dan Pemberdayaan Masyarakat Oneng Setia Harini dari Kementerian Pariwisata RI dan Ani Ismariani selaku Kabid Kepariwisataan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat. Ketua I FTKP Pangandaran Mukhlis menyambut baik perhatian Pusat dan Provinsi yang selama ini telah diberikan dalam rangka penguatan kapasitas tata kelola...

Oktober 09, 2015

Pada tanggal 8 Oktober 2015 telah diselenggarakan seminar akhir penyusunan dokumen Pembangunan Wilayah Terpadu Jangka Panjang (PWTJP) & Jangka Menengah (PWTJM) Kabupaten Mamuju Utara (Matra). Kegiatan yang dibuka oleh Plt Bupati Matra HM Natsir ini dihadiri seluruh unsur SKPD, Camat dan Kades berlangsung konstruktif dengan menghadirkan narasumber sekjen LEKAD Dr. Restyarto Efiawan dan Syah Ali Achmad dari Entlightening Indonesia (Makassar). PWT di Kabupaten Mamuju Utara memuat 5 kawasan strategis yang meliputi karakteristik perkotaan, pertanian pangan berkelanjutan, kota terpadu mandiri, perkebunan dan...

Oktober 07, 2015

Kelemahan koordinasi lintas sektor dan pelaku menjadi salah satu kendala utama pembangunan daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini terungkap dalam pertemuan konsultasi antara DPRD Provinsi NTT dengan Kementerian Pariwisata  (Kemenpar) pada tanggal 6 Oktober 2015 di Gedung DPRD Provinsi NTT, Kupang. Dalam rapat lintas komisi yang dipimpin oleh wakil ketua DPRD NTT Nelson O. Mara (foto: kanan) tersebut dibahas beberapa isu penting untuk menjadi terobosan pembangunan, khususnya dalam konteks kepariwisataan. Saat ini Flores, khususnya melalui keberadaan Pulau Komodo telah menjadi salah satu destinasi  pariwisata unggulan NTT. Pendekatan ...

September 27, 2015

Berbagai langkah strategis pembangunan telah dilakukan sejak terbentuknya Kabupaten Humbang Hasundutan (Provinsi Sumatera Utara) pada tahun 2003. Salah satu sektor yang masih belum banyak tergali dan dikembangkan adalah pariwisata. Sebagai salah satu kabupaten yang terletak di kawasan Danau Toba, maka Humbang Hasundutan perlu memberdayakan diri untuk memperoleh manfaat yang optimal. Peran para pelaku pembangunan secara lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan pengembangan destinasi di Humbang Hasundutan. Saat ini konsep ‘wisata sejarah’ menjadi unggulan daerah ini.  Daerah kelahiran dan perjuangan pahlawan nasional Sisingamangaraja ini...

September 25, 2015

Sebagai salah satu kabupaten yang terletak di kawasan Danau Toba, maka Toba Samosir memiliki peran strategis dalam pengembangan destinasi pariwisata di wilayah ini. Kebulatan tekad para stakeholder untuk menguatkan kapasitas kelembagaan dalam memajukan kepariwisataan telah diperlihatkan pada acara Convergence Meeting Penguatan Kelembagaan Tata Kelola Destinasi Pariwisata pada tanggal 25 September 2015 di Laguboti, Tobasa. Kegiatan yang terselenggara melalui Program DMO dari Kementerian Pariwisata RI ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, masyarakat dan swasta. Kepala Dinas Pariwisata Ultri Sonlahir Simangunsong menyambut gembira inisiasi para...

September 22, 2015

Permasalahan sampah, transportasi, energi dan sumber daya manusia merupakan beberapa isu klasik pengembangan destinasi di Kepulauan Seribu yang masuk sebagai Kabupaten Administratif DKI Jakarta. Disparitas pembangunan dari berbagai segi dan aspek sangat kentara antara wilayah induk daratan dengan kepulauan ini. Oleh sebab itu, perbaikan dan penguatan tata kelola destinasi pariwisata merupakan suatu keharusan. Demikian disampaikan oleh Bupati Budi Utomo dalam sambutannya saat membuka stakeholder meeting sosialisasi Program Destination Management Organization (DMO) pada tanggal 22 September 2015 di Pulau Pramuka. Kegiatan yang difasilitasi...

 

Design & Development by Teramatics
Clicky Web Analytics